Kamis, 29 Mei 2014

LATAR BELAKANG BERTERNAK (PANGAN)

LATAR BELAKANG BERTERNAK

Beternak merupakan suatu kegiatan yang melibatkan hewan dalam proses kerjanya, beberapa hewan yang sering dijadikan hewan ternak adalah ayam, sapi,kambing, bebek dan masih banyak yang lainnya.
Selain itu beternak adalah hal yang tidak susah untuk dilakukan karena hal tersebut tidak membutuhkan tenaga yang lebih sehingga hanya memerlukan keteladanan dan ketelitian dalam merawat kandang ,pakan dan juga hewan-hewan ternaknya. Keuntungan yang akan didapatkan dari beternak juga tidak bisa dipandang sebelah mata karena hampir semua orang membutuhkan hasil dari beternak sehingga untuk masalah pemasaran nyaris tak ada masalah.
Sebagai contoh dalam beternak ayam petelur, telur yang dihasilkan ayam tersebut dapat dijual dipasaran dan pasti laku keras jika kualitas telur tersebut bagus hal ini terjadi karena kebutuhan konsumen terhadap telur sangatlah tinggi.Dalam berternak telur juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu suhu yang ada pada kandang harus sesuai criteria yaitu berkisar 32,2°-35° Celcius,bahkan dalam perawatan telurnya juga memerlukan perilaku khusus yaitu harus tetap dingin kondisinya karena jika telur dalam kondisi dingin akan membuat bakteri yang ada pada telur mati.Selain itu dalam pemberian pakan harus dalam jumlah porsi yang tepat karena jumlah pemberian pakan pada ayam akan sangat mempengaruhi kualitas telur yang akan dihasilkan nanti. Bahkan kotoran atau limbah dari hewan ternak tersebut dapat bermanfaat bagi pertanian dan pastinya akan menghasilkan benefit yang lebih.

Untuk itu saya akan memberikan beberapa sensor pada kandang ternak agar mempermudah dalam menjalani aktifitas beternak dan dapat menghasilkan hasil yang maksimal pula.


Referensi :          SERI PETERNAKAN MODERN PEDOMAN SUKSES BUDI DAYA AYAM PETELUR
Karya         :           Alex S




Selasa, 20 Mei 2014

Robot Politeknik Negeri Semarang

Oke kali ini saya akan membahas tentang robot yang ada di kampus saya,, Politeknik Negeri Semarang.
Saya menyempatkan waktu untuk melihat pertunjukkan robotik meskipun itu hanya masih latihan dan belum sempurna. Disana ada tiga macam fungsi robot contohnya robot pemadam api dan robot penari.
Langsung saja kita simak…
Robot Penari Tradisional

Menurut saya pribadi robot ini sangat unik karena sebelumnya saya belum pernah melihat robot yang seperti ini.

Sebenarnya robot ini menggunakan sensor suara dan sensor proximity  dalam proses penampilannya. Sensor suara ini akan aktif jika ada suara(musik) yang terdengar, namun karena sensor yang digunakan kemarin kurang peka, sehingga dalam penampilannya robot penari ini tidak sempurna. Robot ini juga dibekali sensor proximity karena robot penari ini ada dua.

Sistem kerja dari sensor proximity yaitu jika ada benda yang mendekat maka sensor tersebut akan bereaksi. Sehingga jika ada robot yang mendekati robot satunya lagi, sensor tersebut akan memberi respon dan gerakan kedua robot bisa seirama.
Robot Pemadam Api

Robot ini ada dua jenis ,yaitu robot pemadam yang menggunakan roda dan juga robot yang menggunakan kaki-kaki mirip laba-laba


Robot ini menggunakan sensor pendeteksi suhu (thermal) dan juga sensor ultrasonik dalam proses kerjanya.
Ketika robot diaktifkan ,robot tersebut akan berjalan menuju lorong-lorong dan mencari sumber panas dari api yang telah disediakan, ketika robot tersebut menemukan sumber panas yang dimaksud robot tersebut akan menyemprotkan air untuk memadamkan api tersebut, robot ini juga disediakan alat pemadam yang kedua yaitu kipas, sehingga jika air yang akan disemprotkan tidak bekerja secara maksimal maka kipas ini akan aktif.
Sensor ultrasonik digunakan untuk menemukan jalan atau sebagai navigasi robot tersebut .Jadi jika ada halangan di jalan robot tersebut akan dapat mengetahui adanya benda(halangan) tersebut.


Kelemahan dari robot ini adalah sensor yang kurang peka karena sensor yang digunakan tidak dalam keadaan maksimal atau sudah lama tidak digunakan.

Selasa, 13 Mei 2014

Xmind Sensor Ultrasonik

Sensor Ultrasonik


Xmind Sensor Gas

Sensor Gas


Xmind Sensor Suhu

SENSOR SUHU



Sensor Magnet

SENSOR MAGNET


Pada dasarnya manusia menginginkan hal-hal yang berbau praktis , untuk itu saya memberikan ide yang mungkin dapat memberikan pencerahan untuk pembaca sekalian.
Sensor Magnet adalah sensor yang dapat bekerja saat ada pacuan dari benda lain yang berwujud logam.
Dari ide saya ini akan di pasang/diaplikasikan di sebuah pagar pada rumah.

Namun hal ini membutuhkan sensor yang lain,yaitu sensor proximity (pendeteksi logam).



Jadi, maksud saya dari gambar tersebut adalah jika ada kendaraan mobil maupun motor yang akan memasuki gerbang akan terdeteksi oleh sensor proximity yang kemudian akan memberikan respon kepada pintu gerbang untuk membuka secara otomatis.
Hal ini akan mempermudah pemilik rumah karena tidak perlu menggunakan sensor suara ataupun semacamnya, karena sensor suara tidak dapat bekerja secara maksimal jika ada suara2 lain. Contohnya jika saat hujan atau saat suara tidak dalam kondisi baik.
Sedangkan hal ini 99% menggunakan aktifitas atau kinerja teknologi.

Sensor Ultrasonik

APLIKASI SENSOR ULTRASONIK

Sensor Ultrasonik adalah sensor yang memanfaatkan jarak sebagai media penglihatannya.Dapat kita lihat sebagai contoh kelelawar dan juga lumba-lumba.
Mereka dapat mengetahui lokasi benda dengan ultrasonic yang mereka miliki.
Untuk itu ide saya kali ini saya aplikasikan untuk sebuah robot yang bergerak di bawah laut dan dikhususkan untuk keperluan militer.

Sebelum itu dapat kita ketahui bahwa markas militer tidak hanya ada di daratan, bahkan di dasar laut juga ada.





Pada jaman perang dunia II banyak hewan dikorbankan untuk keperluan perang pada masa itu,dengan cara kamikaze(bunuh diri).Namun dengan ide saya kali ini saya akan mengganti subjek hewan menjadi sebuah robot yang bahkan lebih mudah dikontrol.







Dari gambar diatas telah dijelaskan bahwa robot atau subjek yang berwarna hijau telah dibekali sensor ultrasonic,sehingga dapat mengetahui letak adanya objek lain dan robot tersebut dapat menghindari halangan tersebut dan dapat menemukan jalurnya sendiri.
Sebenarnya, hal ini dapat digunakan untuk menghancurkan base militer lawan tanpa menggunakan kapal selam.