Kamis, 10 Juli 2014

RANGKAIAN FLIP FLOP DAN INOVASINYA

Rangkaian Flashing Light Flip-Flop

Alat dan Bahan 
1. IC 555                         1 buah
2. Resistor 470K             2 buah
3. Resistor 47K               1 buah
4. Kapasitor 10ยต             1 buah
5. LED merah                 2 buah
6. Baterai 9 Volt             1 buah
7. PCB                            1buah
8. Kabel penghubung      secukupnya
    

Skema Rangkaian

Prinsip Kerja Rangkaian
Rangkaian Flashing Light ini menggunakan IC 555, merupakan yang bisa mengatur nyala lampu LED secara bergantian (flip-flop) yang di kontrol oleh timer yang ada didalam IC 555. Dapat juga digunakan sebagai Sequcial Timing. Prinsip kerja dari rangkaian flashing light ini adalah ketika rangkaian ini dihubungkan dengan sumber tegangan 9-12 Volt lampu LEDakan menyala secara bergantian. Saat lampu merah 1 menyala, lampu merah 2 mati. Kemudian lampu merah 2 menyala lampu merah 1 mati, begitu seterusnya. Contoh aplikasi rangkaian ini sering kita lihat di rambu-rambu kereta api, saat ada kereta yang akan lewat palang otomatis menutup dan rambu-rambu menyala seperti flip-flop.

Aplikasi Rangkaian
Rambu-rambu kereta api


Hasil Rangkaian







INOVASI DARI RANGKAIAN FLIP-FLOP

Saya termotivasi atas rangkaian flip-flop diatas. Saya akan memodivikasi sandal anak-anak.



Sandal tersebut sudah kuno karena lampu yang ada pada sandal tersebut tidak ada variasinya,namun saya akan memasang lampu flip-flop pada sandal tersebut sehingga akan menciptakan sandal yang lebih lucu untuk anak-anak. Bahkan orang tua anak tersebut juga akan tertarik pada sandal tersebut akan lampu yang dapat berkelap-kelip secara teratur.
Lampu flip-flop pada sandal ini juga menggunakan daya yang lebih sedikit sehingga pemilik sandal nantinya tidak perlu sering mengganti baterenya. Dan juga hemat biaya.
Bahkan lampu juga dapat diganti dengan berbagai macam warna,seperti hijau,kuning atau biru sehingga akan menjadi variasi yang dapat menarik hati anak-anak.

Selasa, 17 Juni 2014

Pengertian Tranducer

TRANDUCER

Transduser (Inggris: transducer) adalah sebuah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi (misalnya, sensor tekanan). Transduser bisa berupa peralatan listrik, elektronik, elektromekanik, elektromagnetik, fotonik, atau fotovoltaik. Dalam pengertian yang lebih luas, transduser kadang-kadang juga didefinisikan sebagai suatu peralatan yang mengubah suatu bentuk sinyal menjadi bentuk sinyal lainnya.Contoh yang umum adalah pengeras suara (audio speaker), yang mengubah beragam voltase listrik yang berupa musik atau pidato, menjadi vibrasi mekanis. Contoh lain adalah mikrofon, yang mengubah suara kita, bunyi, atau energi akustik menjadi sinyal atau energi listrik.
Suatu definisai mengatakan “transducer adalah sebuah alat yang bila digerakkan oleh energi di dalam sebuah sitem transmisi, menyalusrkan energi dalam bentuk yang sama atau dalam bentuk yang berlainan ke sistem transmisi kedua”. Transmisi kedua ini bisa listrik, mekanik, kimia, optik (radiasi) atau termal (panas).
Sebagai contoh, definisi transducer yang luas ini mencakup alat-alat yang mengubah gaya atau perpindahan mekanis menjadi sinyal listrik. Alat-alat ini membentuk kelompok transducer yang sangat besar dan sangat penting yang lazim ditemukan dalam instrumentasi industri; dan ahli instrumentasi terutama berurusan dengan jenis pengubahan energi ini. Banyak parameter fisis lainnya (seperti panas, intensitas cahaya, kelembaban) juga dapt diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan transducer. Transducer-transducer ini memberikan sebuah sinyal keluaran bila diransang oleh sebuah masukan yang bukan mekanis; sebuah transmistor bereaksi terhadap variasi temperatur; sebuah fotosel bereaksi terhadap perubahan intensitas cahaya; sebuah berkas elektron terhadap efek-efek maknetik, dan lain-lain. Namun dalam semua hal, keluaran elektris yang diukur menurut metoda standar memberikan besarnya besaran masukan dalam bentuk ukuran elektris analog.
Transducer dapat dikelompokan berdasakan pemakaiannya, metoda pengubahan energi, sifat dasar sinyal keluaran dan lain-lain. Tabel dibawah menunjukan suatu pengelompokan transducer berdasarkan prinsip listrik yang tersangkut. Bagian pertama tabel tersebut memberi daftar transducer yang memberikan daya luar. Ini adalah transducer pasif, yang memberi tambahan dalam sebuah parameter listrik seperti halnya tahanan, kapasitansi dan lain-lain yang dapat diukur sebagai suatu perubahan tegangan atau kuat arus. Kategori berikutnya adalah transducer jenis pembangkit sendiri, yang menghasilkan suatu tegangan atau arus analog bila dirangsang dengan suatu bentuk fisis energi. Transducer pembangkit sendiri tidak memerlukan daya dari luar.



Tabel Pengelompokan Transducer

Transduser Pasif (daya dari luar)
Parameter listrik
Prinsip Kerja
Pemakaian Alat
Potensiometer
Perubahan nilai tahanan karena posisi kontak bergeser
Tekanan, pergeseran/posisi
Strain Gage
Perubahan nilai tahanan akibat perubahan panjang kawat oleh tekanan dari luar
Gaya, torsi, posisi
Transformator Selisih (LVDT)
Tegangan selisih dua kumparan primer akibat pergeseran inti trafo
Tekanan, gaya, pergeseran
Gage Arus Pusar
Perubahan induktansi kumparan akibat perubahan jarak plat
Pergeseran, ketebalan


Transduser Aktif (tanpa daya luar)
Parameter listrik
Prinsip Kerja
Pemakaian Alat
Sel Fotoemisif
Emisi elektron akibat radiasi yang masuk pada permukaan fotemisif
Cahaya dan Radiasi
Photomultiplier
Emisi elektron sekunder akibat radiasi yang masuk ke katode sensitif cahaya
Cahaya dan relay sensitiv cahaya
Termokopel
Pembangkitan ggl pada titik sambung dua logam yang berbeda akibat dipanasi
Temperatur,aliran panas,radiasi
Tachogenerator
Perputaran kumparan di dalam medan magnet yang membangkitkan tegangan
Kecepatan dan Getaran
Pizoelektrik
Pembangkitan ggl bahan kristal piezo akibat gaya dari luar
Suara,getaran,tekanan
Sel foto Tegangan
Terbangkitnya tegangan pada sel foto akibat rangsangan energi dari luar
Cahaya matahari
Termometer Tahanan
Perubahan nilai tahanan kawat akibat perubahan temperatur
Temperatur Panas
Hygrometer Tahanan
Tahanan sebuah strip konduktif berubah terhadap kandungan uap air
Kelembaban Relatif
Termistor
Penurunan nilai tahanan logam akibat kenaikan temperatur
Suhu



Kamis, 29 Mei 2014

LATAR BELAKANG BERTERNAK (PANGAN)

LATAR BELAKANG BERTERNAK

Beternak merupakan suatu kegiatan yang melibatkan hewan dalam proses kerjanya, beberapa hewan yang sering dijadikan hewan ternak adalah ayam, sapi,kambing, bebek dan masih banyak yang lainnya.
Selain itu beternak adalah hal yang tidak susah untuk dilakukan karena hal tersebut tidak membutuhkan tenaga yang lebih sehingga hanya memerlukan keteladanan dan ketelitian dalam merawat kandang ,pakan dan juga hewan-hewan ternaknya. Keuntungan yang akan didapatkan dari beternak juga tidak bisa dipandang sebelah mata karena hampir semua orang membutuhkan hasil dari beternak sehingga untuk masalah pemasaran nyaris tak ada masalah.
Sebagai contoh dalam beternak ayam petelur, telur yang dihasilkan ayam tersebut dapat dijual dipasaran dan pasti laku keras jika kualitas telur tersebut bagus hal ini terjadi karena kebutuhan konsumen terhadap telur sangatlah tinggi.Dalam berternak telur juga ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu suhu yang ada pada kandang harus sesuai criteria yaitu berkisar 32,2°-35° Celcius,bahkan dalam perawatan telurnya juga memerlukan perilaku khusus yaitu harus tetap dingin kondisinya karena jika telur dalam kondisi dingin akan membuat bakteri yang ada pada telur mati.Selain itu dalam pemberian pakan harus dalam jumlah porsi yang tepat karena jumlah pemberian pakan pada ayam akan sangat mempengaruhi kualitas telur yang akan dihasilkan nanti. Bahkan kotoran atau limbah dari hewan ternak tersebut dapat bermanfaat bagi pertanian dan pastinya akan menghasilkan benefit yang lebih.

Untuk itu saya akan memberikan beberapa sensor pada kandang ternak agar mempermudah dalam menjalani aktifitas beternak dan dapat menghasilkan hasil yang maksimal pula.


Referensi :          SERI PETERNAKAN MODERN PEDOMAN SUKSES BUDI DAYA AYAM PETELUR
Karya         :           Alex S




Selasa, 20 Mei 2014

Robot Politeknik Negeri Semarang

Oke kali ini saya akan membahas tentang robot yang ada di kampus saya,, Politeknik Negeri Semarang.
Saya menyempatkan waktu untuk melihat pertunjukkan robotik meskipun itu hanya masih latihan dan belum sempurna. Disana ada tiga macam fungsi robot contohnya robot pemadam api dan robot penari.
Langsung saja kita simak…
Robot Penari Tradisional

Menurut saya pribadi robot ini sangat unik karena sebelumnya saya belum pernah melihat robot yang seperti ini.

Sebenarnya robot ini menggunakan sensor suara dan sensor proximity  dalam proses penampilannya. Sensor suara ini akan aktif jika ada suara(musik) yang terdengar, namun karena sensor yang digunakan kemarin kurang peka, sehingga dalam penampilannya robot penari ini tidak sempurna. Robot ini juga dibekali sensor proximity karena robot penari ini ada dua.

Sistem kerja dari sensor proximity yaitu jika ada benda yang mendekat maka sensor tersebut akan bereaksi. Sehingga jika ada robot yang mendekati robot satunya lagi, sensor tersebut akan memberi respon dan gerakan kedua robot bisa seirama.
Robot Pemadam Api

Robot ini ada dua jenis ,yaitu robot pemadam yang menggunakan roda dan juga robot yang menggunakan kaki-kaki mirip laba-laba


Robot ini menggunakan sensor pendeteksi suhu (thermal) dan juga sensor ultrasonik dalam proses kerjanya.
Ketika robot diaktifkan ,robot tersebut akan berjalan menuju lorong-lorong dan mencari sumber panas dari api yang telah disediakan, ketika robot tersebut menemukan sumber panas yang dimaksud robot tersebut akan menyemprotkan air untuk memadamkan api tersebut, robot ini juga disediakan alat pemadam yang kedua yaitu kipas, sehingga jika air yang akan disemprotkan tidak bekerja secara maksimal maka kipas ini akan aktif.
Sensor ultrasonik digunakan untuk menemukan jalan atau sebagai navigasi robot tersebut .Jadi jika ada halangan di jalan robot tersebut akan dapat mengetahui adanya benda(halangan) tersebut.


Kelemahan dari robot ini adalah sensor yang kurang peka karena sensor yang digunakan tidak dalam keadaan maksimal atau sudah lama tidak digunakan.

Selasa, 13 Mei 2014

Xmind Sensor Ultrasonik

Sensor Ultrasonik


Xmind Sensor Gas

Sensor Gas


Xmind Sensor Suhu

SENSOR SUHU



Sensor Magnet

SENSOR MAGNET


Pada dasarnya manusia menginginkan hal-hal yang berbau praktis , untuk itu saya memberikan ide yang mungkin dapat memberikan pencerahan untuk pembaca sekalian.
Sensor Magnet adalah sensor yang dapat bekerja saat ada pacuan dari benda lain yang berwujud logam.
Dari ide saya ini akan di pasang/diaplikasikan di sebuah pagar pada rumah.

Namun hal ini membutuhkan sensor yang lain,yaitu sensor proximity (pendeteksi logam).



Jadi, maksud saya dari gambar tersebut adalah jika ada kendaraan mobil maupun motor yang akan memasuki gerbang akan terdeteksi oleh sensor proximity yang kemudian akan memberikan respon kepada pintu gerbang untuk membuka secara otomatis.
Hal ini akan mempermudah pemilik rumah karena tidak perlu menggunakan sensor suara ataupun semacamnya, karena sensor suara tidak dapat bekerja secara maksimal jika ada suara2 lain. Contohnya jika saat hujan atau saat suara tidak dalam kondisi baik.
Sedangkan hal ini 99% menggunakan aktifitas atau kinerja teknologi.

Sensor Ultrasonik

APLIKASI SENSOR ULTRASONIK

Sensor Ultrasonik adalah sensor yang memanfaatkan jarak sebagai media penglihatannya.Dapat kita lihat sebagai contoh kelelawar dan juga lumba-lumba.
Mereka dapat mengetahui lokasi benda dengan ultrasonic yang mereka miliki.
Untuk itu ide saya kali ini saya aplikasikan untuk sebuah robot yang bergerak di bawah laut dan dikhususkan untuk keperluan militer.

Sebelum itu dapat kita ketahui bahwa markas militer tidak hanya ada di daratan, bahkan di dasar laut juga ada.





Pada jaman perang dunia II banyak hewan dikorbankan untuk keperluan perang pada masa itu,dengan cara kamikaze(bunuh diri).Namun dengan ide saya kali ini saya akan mengganti subjek hewan menjadi sebuah robot yang bahkan lebih mudah dikontrol.







Dari gambar diatas telah dijelaskan bahwa robot atau subjek yang berwarna hijau telah dibekali sensor ultrasonic,sehingga dapat mengetahui letak adanya objek lain dan robot tersebut dapat menghindari halangan tersebut dan dapat menemukan jalurnya sendiri.
Sebenarnya, hal ini dapat digunakan untuk menghancurkan base militer lawan tanpa menggunakan kapal selam.

Senin, 31 Maret 2014

SENSOR CAHAYA

SENSOR CAHAYA

Oke ,, Selamat malam everyone..  Tidak usah banyak basa basi, saya akan menjelaskan tentang ide lain saya mengenai sensor. Lebih tepatnya sensor cahaya.
Sensor cahaya dibagi menjadi 3,yaitu sel solar, fotokonduktif, dan fotolistrik.
Namun ide saya akan berhubungan dengan sensor cahaya (sel solar) pada peternakan .. Lagi.. hehe
Untuk menjadi peternak yang profesional dibutuhkan keteladanan yang lebih ,namun tidak sedikit juga peternak yang gagal dalam bisnisnya. Untuk itu semoga ide saya ini dapat diterima oleh anda sekalian.
Anda pasti sudah mengenal dengan benda di bawah ini,


Sel surya di atas dapat digunakan untuk sumber tenaga agar listrik yang harus dibayarkan tidak terlalu berat, jika kita dapat memanfaatkan cahaya matahari kita akan mendapat benefit yang besar. Untuk tenaga lampu, dan semua tenaga yang ada pada peternakan dapat menggunakan cahaya matahari yang telah diserap sel surya tersebut. Jadi kita bisa lebih hemat .

Sensor Proximity Capacitive

SENSOR PROXIMITY

Pada bahasan hari ini saya akan menjelaskan tentang ide saya yang melibatkan sensor proximity.
Sensor proximity memiliki 2 jenis ,yaitu inductive dan capaciitive.

                       Proximity Capacitive                                                   Proximity Inductive

Inductive yaitu sensor yang dapat mendeteksi adanya benda asing yang ada di dekatnya namun benda yang dapat di deteksi yaitu logam. Sedangkan proximity capacitive adalah sensor yang dapat mendeteksi adanya benda asing yang ada di dekatnya dan benda itu non logam.
Saya lebih cenderung menggunakan sensor proximity capacitive untuk percobaan saya kali ini. Pada bidang peternakan , ada banyak kendala dalam perawatan hewan ternak ,khususnya ayam. Masalah yang saya maksudkan adalah hewan yang suka memangsa hewan ternak seperti tikus.Hewan tersebut sangat suka memakan telor maupun anak ayam .Untuk itu saya mempunyai ide untuk memasang sensor capacitive di sekitar kandang ayam .

Cara kerjanya sebagai berikut :
Ketika tikus mendekati kandang ayam, otomatis sensor akan aktif dan menghasilkan cahaya yang dapat membuat tikus menjauh dari kandang tersebut. Atau kita juga dapat memasang gelombang elektromagnetik di sekitar kandang tersebut. Sehingga hal ini sangat bermanfaat dalam melindungi hewan ternak (ayam) dari hama tikus.


Simple isn’t it ..

Minggu, 23 Maret 2014

Sensor Thermal, Mekanik, Optic

Teknologi Pada Kandang Ternak Menggunakan 3 Sensor (Thermal,Optic,Mekanik)

Pada bab kali ini saya akan menyampaikan ide saya yang mungkin belum ada.
Ide ini berkaitan dengan peternakan , dan benda ini memiliki 3 sensor sekaligus yaitu sensor thermal(suhu), sensor mekanik dan sensor optic.


Yang pertama ,saya akan membahas tentang pemberian pakan pada ayam menggunakan sensor optic. Waktu yang tepat saat memberi pakan ayam adalah pagi hari dan menjelang malam hari,, untuk itu ,saya memberi LDR di sisi luar kandang ayam agar dapat mendeteksi perubahan cahaya.

Jadi jika waktu sudah pagi ataupun menjelang malam sensor tersebut akan memberikan informasi tentang pemberian pakan melalui android atau device yang diinginkan. Jika kita tekan ‘YA’ maka sensor mekanik(load cell) yang terpasang pada box pakan ayam akan otomatis memberi makanan pada ayam-ayam tersebut. Dan kita tidak perlu repot-repot ke kandang ayam untuk memberi makan . Yang harus kita lakukan hanyalah mengisi stok pada lumbung makanan ayam. Sensor mekanik tersebut juga akan memberi info pada android kita jika persediaan makanan pada lumbung hampir habis,hal ini dikarenakan sensor mekanik tersebut mendeteksi berat beban atau timbangan pada lumbung tersebut.


Yang kedua,saya akan membahas temperatur yang harus dijaga dari hewan ternak. Hewan ternak harus dalam keadaan hangat dalam kondisi apapun, karena jika suhu tidak stabil,maka dapat menyebabkan kematian pada hewan tersebut.Untuk itu saya akan memasang termometer dan alat penghangat kandang.
Pada saat malam hari atau hujan ,suhu yang dingin dapat menyebabkan hewan ternak mati,oleh karena itu saya atur termometer tersebut agar dapat menyesuaikan suhu, jika suhu sudah mencapai batas minimum , secara otomatis alat penghangat ruangan dapat aktif dan menyesuaikan suhu agar suhu di dalam kandang tetap optimum.



Cukup sekian ide dari saya,jika ada kesalah pahaman atau kurang jelas, dapat menghubungi saya. Terima Kasih.

Minggu, 16 Maret 2014

ALAT PENGHENTI MESIN KENDARAAN SECARA PAKSA

                                                                                                       
Di jaman yang modern ini , kriminalitassemakin tinggi. Kejahatan terjadi dimana-mana ,salah satunya saat berlalu lintas dan lebih tepatnya kejahatan yang menggunakan kendaraan . Di negara maju seperti Amerika Serikat pun masih kesulitan dalam menangani masalah ini. Untuk itu saya menyampaikan ide saya yang semoga bermanfaat untuk para pembaca.

Tanpa basa basi langsung saja saya sampaikan.
Pada teknologi sebelumnya alat ini yang benama ‘EMP(Elektomagnetic Pulse)’ telah dibuat dan sudah banyak digunakan di negara maju, untuk lebih jelasnya saya lampirkan video ini agar anda dapat mengerti tentang pembahasan berikut ini.
www.youtube.com/watch?v=P3Fk4foO3GU


Pada video di atas belum menggunakan gelombang elektromagnetik, namun dengan ide yang saya ciptakan dapat lebih mudah dan praktis dalam penangkapan mobil tersebut.
Pada alat sebelumnya kelemahannya adalah pada amunisi yang terbatas dan jarak tembak yang terbatas pula.Karena kelemahan itu lah saya mencoba memodifikasi alat ini agar dapat bekerja semaksimal mungkin.
Saya akan memberi nama alat ini “Devil Eye 18”,Perbedaan alat ini dengan yang sebelumnya hanya pada sensor.
Pada dasarnya alat ini seperti sebuah misil pada pesawat tempur yang menggunakan sensor panas .Alat ini memiliki fisik yang cukup simpel untuk dibawa dan sangat mudah untuk digunakan.


Pada kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi akan menyebabkan mesin kendaraan sangat panas pula ,dengan demikian alat ini dapat menangkap sensor panas yang dihasilkan kendaraan tersebut.


Alat ini juga dilengkapi dengan sistem lockagar kendaraan yang ditargetkan tidak mudah lepas dari jangkauan .



Setelah kendaraan dikunci, kemudian tekan pemicu pada alat tersebut,, dan beberapa detik kemudian kendaraan yang anda incar akan terhenti secara paksa.Hal ini terjadi karena adanya gelombang elektromagnetik dari alat tersebut yang dapat membuat semua aktifitas mesin error. Jadi anda tak perlu repot-repot mengejar sampai kemana-mana.
Alat ini sangat ekonomis karena tanpa membuang amunisi untuk melumpuhkan kendaraan, jika dayanya sudah habis, anda hanya perlu mengisi ulang saja.
Benda ini mungkin lebih baik daripada ‘GPS TRACKER’, karena sekarang ini banyak para kriminal memanipulasi kendaraan yang mereka pakai, salah satunya menggunakan ‘JUMPER’yang menyebabkan kendaraan tidak terdeteksi oleh satelit.

Cukup sekian ide yang dapat saya sampaikan, saya minta maaf jika ada kata-kata yang tidak pantas. Untuk hal yang tidak jelas atau keterangan lebih lanjut dapat menghubungi saya secara personal.
Terima Kasih.